自分の時間の前にあきらめてはいけない (Japan and Indo Version)
Jangan Menyerah Sebelum Waktunya!
Japan Version :
これは私の話です。
その時に私が書くのが好きだった。
私は想像の物語を書くことに熱心です。
様々なアイデアは、私の書き込みに流さ。
私は、明らかに学校の基礎にはまだ子供のころ本の著者に触発されました。
ほぼ月に私は物語の想像力を書き込みます。
私の計画は出版社に話を送信することです。
その日私の心は花だった。喜びの完全なので、私のエッセイは私が出版社に送信されます
ある日のパック私の自宅の住所に郵送を提供する。私は手紙を受け取った。と私は明らかに私の作品を示す出版社から、封筒を開いた後は発行できません。私はとてもがっかりした。
私を落ち着かせ、私に仕事を続けるためにモチベーションを与えるために私の母と父。私はほとんどあきらめた。その当時私は、にもかかわらず、たくさんのアイデアが書かれるに怠け者だ。しかし、私は途中であきらめるなら実現。私の作品はその後に公開ができるようように私の旅はまだ長い、まだ十分な時間です。
様々なアイデアは、私の書き込みに流さ。
私は、明らかに学校の基礎にはまだ子供のころ本の著者に触発されました。
ほぼ月に私は物語の想像力を書き込みます。
私の計画は出版社に話を送信することです。
その日私の心は花だった。喜びの完全なので、私のエッセイは私が出版社に送信されます
ある日のパック私の自宅の住所に郵送を提供する。私は手紙を受け取った。と私は明らかに私の作品を示す出版社から、封筒を開いた後は発行できません。私はとてもがっかりした。
私を落ち着かせ、私に仕事を続けるためにモチベーションを与えるために私の母と父。私はほとんどあきらめた。その当時私は、にもかかわらず、たくさんのアイデアが書かれるに怠け者だ。しかし、私は途中であきらめるなら実現。私の作品はその後に公開ができるようように私の旅はまだ長い、まだ十分な時間です。
Indo Version :
Waktu itu saya gemar sekali menulis.
Saya giat menulis cerita imajinasi.
Berbagai ide saya salurkan ke tulisan itu.
Saya terinspirasi dengan sebuah buku yang rupanya pengarang nya seorang anak yang masih bersekolah dasar.
Hampir sebulan saya menulis cerita imajinasi tersebut.
Rencana saya adalah mengirimkan cerita tersebut ke penerbit.
Hari itu hati saya berbunga-bunga. Penuh keceriaan karena karangan saya akan saya kirim ke penerbit
Suatu hari pak pos mengantarkan surat ke alamat rumah saya. Saya menerima surat itu. dan setelah saya buka amplopnya, rupanya dari penerbit yang menyatakan karya saya tidak dapat diterbitkan. Saya sangat kecewa.
Ibu dan Bapak saya menenangkan saya dan memberi motivasi kepada saya untuk terus berkarya. Saya hampir putus asa. Saat itu saya jadi malas untuk menulis walaupun banyak ide. Tapi saya sadar kalau saya menyerah sebelum waktunya. Perjalanan saya masih panjang dan masih banyak waktu agar karya-karya saya yang selanjutnya bisa diterbitkan.
Saya giat menulis cerita imajinasi.
Berbagai ide saya salurkan ke tulisan itu.
Saya terinspirasi dengan sebuah buku yang rupanya pengarang nya seorang anak yang masih bersekolah dasar.
Hampir sebulan saya menulis cerita imajinasi tersebut.
Rencana saya adalah mengirimkan cerita tersebut ke penerbit.
Hari itu hati saya berbunga-bunga. Penuh keceriaan karena karangan saya akan saya kirim ke penerbit
Suatu hari pak pos mengantarkan surat ke alamat rumah saya. Saya menerima surat itu. dan setelah saya buka amplopnya, rupanya dari penerbit yang menyatakan karya saya tidak dapat diterbitkan. Saya sangat kecewa.
Ibu dan Bapak saya menenangkan saya dan memberi motivasi kepada saya untuk terus berkarya. Saya hampir putus asa. Saat itu saya jadi malas untuk menulis walaupun banyak ide. Tapi saya sadar kalau saya menyerah sebelum waktunya. Perjalanan saya masih panjang dan masih banyak waktu agar karya-karya saya yang selanjutnya bisa diterbitkan.

Komentar
Posting Komentar